Categories
Boleh tahu? Share Tips dan Trik

Spark Profit – Game simulasi yang bisa menghasilkan uang.

Spark Profit adalah game simulasi, sebuah aplikasi permainan menebak kemana arah nilai pasar forex. Kalau dalam forex pemain perlu modal uang, di game ini pemain tak perlu modal uang. Pemain bisa mendaftar secara gratis dan menebak apakah harga nilai tukar mata uang A terhadap B akan turun atau naik. Kalau prediksinya benar, pemain akan mendapatkan skor dan skor ini lah yang akan ditukarkan ke dalam bentuk dolar.

Game ini dirilis pada 29 Januari 2014 setelah masa percobaan sebelumnya. Sekarang ada sekitar 20.000 pemain yang terdaftar.

Untuk saat ini, pemain bisa bermain dengan pasar uang mayor:

  • EUR/USD (Euro/US Dollar),
  • AUD/USD (Australia Dollar/US Dollar),
  • GBP/USD (Poundsterling/US Dollar)
  • USD/JPY (US Dollar/Yen)
  • BitCoin
  • Minyak (Oil), Emas (Gold), Copper.
  • Nikkei225
  • S&P500
  • EuroStoxx50
Game ini adalah simulasi, jadi nilai pasar uang nya pun real time sama dengan nilai tukar uang sebenarnya. Artinya untuk pasar forex, hanya bisa dimainkan hari Senin-Jumat (kecuali BitCoin yang buka setiap hari).

Apa tujuan Spark Profit dan apa untungnya bagi mereka?
Spark Profit sedang mencari orang-orang dengan berbakat dalam memprediksi pasar. Prediksi pasar ini bisa dengan analisa teknikal (membaca grafik uang) atau fundamental (mengikuti berita ekonomi). Nantinya hasil prediksi dari orang-orang yang ‘jago nebak’ ini akan digabungkan dan menjadi input bahan pertimbangan bagi pemain lainnya di pasar forex yang sebenarnya.

skor saya. *baru dua hari bergabung. 😀

Kalau sudah mencapai $30, bisa di withdraw ke Paypal/Skrill/Bitcoin

*3 Mei: masih kecil-kecilan.. 🙂

Game ini konsepnya semacam membayar penganalisa yang analisa pasar keuangannya bagus. Jadi ada timbal balik antara pemain game dengan pembuat aplikasi. pemain game menyediakan analisa pasar, dan Nous (pembuat aplikasi Spark Profit) menggunakan analisa pasar dari pemain game Spark Profit. Karena itu pemain game dibayar.

Disclaimer dari pihak Spark Profit:

Aplikasi ini hanya mensimulasikan perdagangan dan Anda tidak akan memiliki risiko kerugian uang dari penggunaan itu. Anda tidak akan pernah diminta uang oleh Spark Profit, baik untuk bergabung, untuk bermain atau pun untuk berinvestasi. Kami membayar hadiah setiap minggu tetapi jumlah penarikan minimum adalah $30,00.

Langsung aja, yang mau coba, daftar gratis disini dan bisa langsung main di browser smartphone (pilih Play in browser). Jika butuh BONUS CODE, masukkan kode: nrHgQh

Kalau sudah mencapai $30, bisa di withdraw ke Paypal/Skrill/Bitcoin

Buat yang masih bingung, tenang, disini ada tutorial gamenya, step by step. Game nya bisa dimainkan di Desktop, Android ataupun iOS. Pilih di mana kamu ingin memainkan game nya. Selamat mencoba! 😀

https://sparkprofit.com/intro?by=nrHgQh
Tutorial Spark Profit.
Kalau sudah mencapai $30, bisa di withdraw ke Paypal/Skrill/Bitcoin

Kalau sudah mahir, uang dan ilmu yang sudah didapat dari simulasi ini bisa dipakai untuk trading forex beneran. Kalau langsung mau mencoba Trading Forex Real dengan modal gratis, bisa dicoba disini (akun mikro): https://idnfbs.com/?ppk=registrasibaru (daftar sekarang, gratis modal USD 5)

Categories
Boleh tahu?

‘Jabal Magnet’, bukan cuma di Arab dan ternyata bukan magnet.

Mungkin ada yang pernah dengar cerita orang-orang yang baru pulang dari Arab Saudi, cerita tentang Jabal Magnet. Satu tempat yang katanya memiliki kekuatan magnet yang tinggi, sampai-sampai jika kita mematikan kendaraan, mobil bisa berjalan menanjak sendiri, tanpa perlu di gas.

Kadang supir-supir pemandu wisata disana suka mempraktekkannya ke penumpang, mobil dimatikan, posisi gigi dalam keadaan netral dan ajaibnya mobil bisa berjalan menanjak sendiri.

Ada yang bilang ditempat itu teori gravitasi tidak berlaku, ada yang bilang itu karena bantuan kekuatan ajaib, ada yang bilang itu karena magnet yang sangat kuat yang ada diperbukitan itu.

Tapi benarkah di tempat itu teori gravitasi tak berlaku? Benarkah itu karena tarikan magnet? atau karena bantuan jin dsb?

Saya kurang tau apakah orang-orang di Arab sana memang menyebut nama tempat itu sebagai Jabal Magnet atau itu hanya buatan turisnya. Katanya orang Madinah sendiri malah tidak tau nama tempat Jabal Magnet. Tempat itu dilebih dikenal dengan nama Wadi al Jinn, atau lembah jin.

Jabal itu artinya bukit/gunung, jadi kalau di artikan ke bahasa Indonesia bisa jadi bukit magnet, atau kalau bahasa Inggrisnya magnetic hill.

Nah, kalau kita mencari keyword magnetic hill, ternyata fenomena ini bukan hanya ada di Arab saja. Tapi hampir ada di seluruh dunia dan semuanya di kawasan gunung/perbukitan.

Bukit Magnet di Australia Selatan. source: wikipedia

Di Amerika Serikat sendiri, diketahui ada sekitar 40 bukit ‘magnet’ yang tersebar di 23 negara bagian. Belum lagi di tempat-tempat di benua lainnya, termasuk di Indonesia pun juga ada. Salah satunya yang terkenal adalah di Limpakuwus, Banyumas Jawa Tengah. 😀

Igir Magnet, Limpakuwus, Jawa Tengah. source: wikipedia.

Nama lain dari magnetic hill ini adalah gravity hill. Ya, di gravity hill ini tidak hanya benda-benda yang dapat ditarik magnet saja (besi) yang bergerak menanjak. Bola plastik dan air pun bisa bergerak menanjak. Padahal, teorinya air secara alami selalu bergerak dari atas ke bawah kan?

Nah, kalau begitu.. benarkah fenomena ini disebabkan oleh magnet? Jawabannya, tidak benar.

Ini semua terjadi karena ilusi optik. Iya, mata dan pikiran kita memang gampang ditipu. Ilusi optik ini tercipta karena kita tak bisa melihat cakrawala/horizon/garis laut dan memang tempat dimana fenomena bukit magnet ini terjadi biasanya tak terdapat garis cakrawala yang jelas, sehingga kita semakin kesulitan/kebingungan untuk dapat membedakan mana posisi tinggi dan mana posisi rendah.

Jadi, ketika mobil/benda itu disebut bergerak menanjak sendiri, apa yang sebenarnya terjadi adalah mobil/benda tersebut bergerak turun, tentunya dari tempat tinggi ke tempat yang rendah, dan tentunya juga ini adalah karena gravitasi. 🙂

Ini juga alasannya kenapa alat-alat elektronik (seperti jam, HP) milik orang-orang yang melakukan ujicoba ‘kekuatan magnet’ tersebut tidak rusak, karena memang tak ada kekuatan magnet. Setau saya, jika kekuatan magnet sekuat itu sampai bisa menarik mobil, harusnya kekuatan magnet itu juga mempengaruhi/merusak gadget.

Ujicoba lain yang bisa dilakukan untuk membuktikan bahwa pergerakan di tempat itu sebenarnya bukan karena magnet adalah dengan membawa perangkat GPS. Ketika mobil diklaim bergerak menanjak sendiri, rekaman perangkat GPS bisa menunjukkan bahwa sebenarnya mobil bergerak menurun. Dengan kata lain, sebenarnya mobil bergerak dari dataran tinggi ke tempat yang lebih rendah.

Agak sulit memang menjelaskan bagaimana ilusi ini bekerja, coba tonton ilusi ini..

Kalau memang tempat itu menurun, mengapa mobil terlihat menanjak? Ilusi ini memang sulit dijelaskan jika kita melihat dari sudut pandang kita yang terbatas. Kemiringannya sulit terlihat/dirasakan indra kita karena cakrawala atau garis horizon terhalang oleh gunung. Ukuran pohon dan objek-objek yang ada sejauh mata memandang semakin mendukung terciptanya ilusi ini.

Cakrawala.

Catatan elevasi pada Jabal Magnet/Wadi al Jinn. source: http://aghasarfrazkhan.weebly.com/wadi-e-baida.html

Ilusi ini serupa dengan ilusi Ames Room.

 Ini dia ilusi yang setiap hari kita jumpai –> http://blog.zakwannur.com/2014/03/warna-adalah-ilusi-dan-kita-tak-melihat.html

Categories
Boleh tahu?

Warna adalah ilusi dan kita tak melihat warna yang sama

Empat tahun lalu, 2009, saya punya pertanyaan yang sempat saya tulis di blog lama saya. Pertanyaannya kira-kira adalah “Apakah kita melihat warna yang sama?”

Dalam tulisan berjudul Jangan Bingung Dulu ada beberapa pertanyaan absurd dan salah satunya yang saya tulis ulang disini..
——–

Misalnya sebuah mobil berwarna merah, dengan 4 roda yang berwarna hitam. Apakah merah dan hitam yang saya maksud sama dengan merah dan hitam dimata Anda? Ya… siapa tau, barangkali Merah yang saya maksud (pastinya Anda juga menyebut merah) jika Anda melihat kedalam penglihatan saya ternyata adalah hijau bagi Anda(?) Begitu juga sebaliknya, siapa tau, Merah yang Anda maksud, jika saya dapat melihat kedalam penglihatan Anda adalah hijau bagi saya.

MerahKuningHijauBiruUngu dan Hitam.

Kita semua tau warna itu, tapi apakah semua warna itu sama di mata kita? 😛
Setiap orang juga punya satu warna favorit, bagi setiap orang warna favorit itu pasti berbeda-beda (ada juga yang sama). Siapa tau warna yang berbeda-beda tersebut sebenarnya satu warna ya?
Contoh lain, di sebuah Taman Kanak-Kanak:
Ibu Guru: Anak-anak, diatas meja ada kertas warna apa?
Murid-1: Merah Bu..
Murid-2: Emm.. ini warna merah Bu
Murid-3 : Ini merah kan Bu?
Murid-4 : Warna merah Bu..

———-
Perbedaan warna yang saya ceritakan di atas bukan karena buta warna. Murid-murid TK itu bisa membedakan warna. Semuanya menyebut dengan benar, warna merah.
Saya bingung bagaimana cara menjelaskan maksud pertanyaan itu, makanya saya beri judul Jangan Bingung Dulu. hehehe.

Jadi gini, saya kembali teringat dengan pertanyaan itu setelah nonton Brain Game di NatGeo Channel. Episodnya yang ditayangkan tadi membahas tentang persepsi manusia terhadap warna. Dari acara ini saya baru sadar dengan jawabannya..

Pertama kita harus tau dulu gimana konsep warna itu ada. Ternyata benda-benda di Bumi ini sejatinya gak punya warna, benda-benda itu punya warna karena memantulkan gelombang cahaya dan cahaya itu masuk ke mata kita. Makanya kalau gak ada cahaya sama sekali semuanya bakal jadi hitam/gelap.

Ada berbagai jenis gelombang cahaya yang kita tau, dan dari berbagai cahaya itu, ada rentang gelombang yang bisa kita lihat dan tidak. Contoh rentang gelombang yang tak bisa dilihat dengan mata adalah sinar ultraviolet dan infrared. Gelombang cahaya yang bisa kita lihat terletak di antara ultraviolet dan infrared itu. Cahaya itu berwarna putih dan jika diurai, secara berurutan akan menjadi warna pelangi. Jadi, putih adalah keadaan ketika satu benda merefleksikan seluruh cahaya/warna dari spektrum, dan hitam adalah keadaan ketika satu benda menyerap seluruh warna dari seluruh spektrum.

Secara berurutan gelombang pendek ke panjang yang diketahui adalah: Cosmic Rays, Gamma Rays, X-Rays, UV, kemudian gelombang cahaya terlihat (), Infrared, Microwaves, Radar, Radio dan Broadcast band

urutan gelombang dari terpendek ke terpanjang (source: youtube/vsauce)

Nah, kalau cahaya itu putih, kok ngga semua benda yang memantulkan cahaya itu berwarna putih? Kenapa daun berwarna hijau?

Hm, misalnya daun..

Daun yang kita anggap hijau sebenarnya gak berwarna hijau. Daun itu terlihat berwarna hijau karena komponen daun itu menyerap warna lain selain warna hijau, dan menolak/memantulkan warna hijau. Jadi, daun yang dianggap berwarna hijau justru sebenarnya punya warna apa saja selain hijau, seperti merah, kuning, biru dll. Begitu juga dengan benda lainnya.

Oke, daun menyerap warna lain dan memantulkan warna hijau sampai ke mata kita. Tapi, balik lagi ke pertanyaan awal tadi. Apakah hijaunya daun yang kita liat itu sama? Jawabannya ternyata adalah tidak. Karena warna itu bukan dari bendanya, tapi label yang ditanam ke otak kita sendiri.

Normalnya, ada tiga reseptor warna di mata manusia:

source: wikipedia

  1. Reseptor yang puncak sensitifnya dengan gelombang berukuran 420-440 nanometer (biasa kita melabelnya dengan nama biru)
  2. Reseptor yang puncak sensitifnya dengan gelombang 534-545 nm (hijau)
  3. Reseptor yang puncak sensitif pada gelombang berukuruan 564–580 nm (merah).

Warna-warni lainnya adalah hasil paduan dari sensitifitas reseptor tersebut. Nah, tiap orang punya reseptor warna yang puncak sensitifitasnya beda-beda dan berbeda-beda pula rentang jangkauan reseptornya. Ini beda dengan kasus buta warna yang salah satu reseptornya nggak bekerja dengan baik.

Jadi, kita tak melihat warna yang sama. Warna yang kita sebut merah, andai saja dilihat dengan otak orang lain atau dengan kata lain mata kita dipinjamkan dan diproses dengan otak orang lain, bisa saja adalah warna kuning. Hijaunya sesuatu menurut satu orang bisa jadi biru bagi saya. Tapi ketika ditunjuk benda itu, kita sama-sama setuju kalau itu hijau. Ini karena waktu kecil kita diajarkan macam-macam nama warna. Jadi seperti cerita anak TK di atas, ketika Ibu guru menunjuk satu benda, masing-masing murid menjawab merahmerahmerah, dan merah. Semua setuju benda itu merah, walaupun ternyata masing-masing melihat warna yang berbeda.

Faktanya semakin kita mempelajari macam-macam warna, semakin sensitif kita dalam membedakan warna itu. Seperti seorang desainer, biasanya mereka mengenal detail warna yang berbeda padahal bagi orang lain warna itu sama saja.

Kunci ini semua adalah bahasa manusia. Walaupun nyatanya kita melihat dunia dengan warna yang berbeda, kita setuju nama warna-warna dari warna dunia yang kita lihat adalah sama. Tapi ini tak merubah fakta bahwa sebenarnya warna itu sendiri adalah Ilusi. Warna hanya ada di dalam kepala kita, ia tak ada di luar kepala kita sendiri.

Kegagalan mengenal warna bisa jadi karena kegagalan bahasa/berkomunikasi. Contohnya di banyak budaya, banyak yang orang-orangnya tak membedakan hijau dan biru. Ada orang yang menganggap bahwa hijau dan biru adalah sama. Tentu, berbeda lagi dengan orang yang buta sepenuhnya dari lahir (jarang) akan sangat-sangat bingung dengan apa yang kita maksud dengan warna.

Categories
Boleh tahu? Kosmos

Apakah Matahari selalu terbit dari Timur?

Matahari terbit dan matahari terbenam adalah istilah dipakai saat ini yang merupakan warisan dari jaman ketika teori bumi datar dan geosentris dipercaya. Dari sudut pandang manusia saat itu, yang menganggap bahwa objek langit seperti Matahari dan planet lainnya mengelilingi Bumi, Matahari tampak seperti terbit dan terbenam di lokasi yang sama.

Jadi, Matahari terbit dan terbenam sebenarnya adalah ilusi optik. Ilusi ini sangat-sangat meyakinkan, sebagai akibatnya banyak mitologi dalam budaya dan kejadian-kejadian dalam agama yang dipengaruhi/dibuat berdasarkan ‘pergerakan Matahari’ dari model geosentris ini (model yang sempat berlaku sebelum Copernicus merumuskan model heliosentris, model yang dipakai saat ini.)

Nah, apakah benar Matahari saat ini selalu terbit dari Timur? atau pasti terbenam di Barat? Tidak juga, karena itu hanya ilusi optik dan tergantung darimana pengamatan Matahari tersebut, tentu saja Matahari tak selalu terbit dari Timur/terbenam di Barat. Orang-orang di belahan Bumi seperti wilayah kutub kadang merasakan matahari ‘terbit’ dari Utara, dan juga Selatan. 😀

20 Maret 2014 menjadi puncak matahari ‘terbit’ di Kutub Utara, ini bertepatan dengan Vernal Equinox atau dimulainya musim semi. Saat matahari terbit di Kutub Utara, saat itu pula dimulainya matahari ‘terbenam’ di Kutub Selatan (Autumn Equinox). Artinya Kutub Selatan akan gelap selama 6 bulan dan Kutub Utara akan terus disinari Matahari selama 6 bulan disaat bersamaan.

Suatu hari di musim panas kutub Utara, Matahari yang tak pernah terbenam.

Ya, pada musim semi (puncaknya pada musim panas) di Kutub Utara, matahari bisa tak terbenam sampai 6 bulan lamanya.

Happy Vernal (Spring) Equinox Day!

Categories
Boleh tahu?

The Venn Diagram of Irrational Nonsense

Banyak hal-hal di dunia ini yang sulit diterima akal sehat kita tapi ada orang yang percaya hal itu ada, contohnya kayak vaksin itu konspirasi yahudi, penculikan alien, orang levitasi, segitiga Bermuda, illuminati dan masih banyak lagi..

Dalam diagram Venn dibawah ini ada 5 kelompok besar, yaitu: Konspirasi (Conspiracy), Perdukunan (Quackery), Agama (Religion), Ilmu yang keliatannya ilmiah tapi gak mengikuti metode ilmiah (Pseudoscience) dan Paranormal.

Masing-masing (Conspiracy, Quackery, Religion, Pseudoscience dan Paranormal) banyak dipercaya oleh masyarakat dunia dan kelimanya membentuk hal-hal baru lainnya seperti contoh yang kita sebut sebelumnya, misalnya:

  • Agama + Perdukunan + Konspirasi = vaksin itu konspirasi Yahudi
  • Konspirasi + Perdukunan + Pseudosains + Paranormal = penculikan alien
  • Agama + Paranormal = orang levitasi, meraga sukma
  • Paranormal + Pseudosains + Konspirasi = segitiga Bermuda
  • Agama + Konspirasi = illuminati
  • Pseudosains + Perdukunan = Kangen Water

Lebih lengkapnya, ini dia diagram venn-nya:

Apa ada hal-hal yang pernah Anda dengar termasuk dalam diagram di atas?
Versi yang lebih besar, revisi dan perkembangannya bisa dilihat di: http://imgur.com/a/knILO