Categories
Share

Ulang Tahun ke-4

Barusan mau ngerapiin isi hard disk, malah jadi nostalgia pas liat foto-foto ini. Foto-foto perayaan ulang tahun saya yang keempat 😀

perayaan yang pertama dan terakhir (sampai saat ini).
Foto-foto ini saya foto ulang dari album yang udah kena tsunami, makanya fotonya agak-agak rusak gini hehe. Tulis captionnya dulu ah, biar gak lupa..

IMG_0014

Itu saya! dengan kakak Vivi Oebit sebagai MC alias pembawa acara. 😀

IMG_0024

Teman-teman yang hadir, gak ingat semua sih.

(dari kiri kanan. depan: Faris, Fahmi, Farah, lupa, lupa, lupa. belakang: Mamanya Faris, Mastura, Sari, Ayu, lupa, kakaknya Sari dan Ayu yang juga lupa namanya siapa)

IMG_0006

Mamak dengan teman-teman kantor mamak yang hadir, dari kiri kanan: lupa, Mamaknya Akbar, Akbar, Mamak, Wak Ainal, sisanya lupa siapa. 😐

IMG_0004 

Ini waktu temen-temen disuruh maju, Faris disuruh maju sama kak Vivi, Faris nya malu, gak tau mau nyanyi apa eh malah mic nya dikasih ke saya. xD

IMG_0012

Kak Inda Oebit dengan teman-teman dekat rumah. (dari kiri-kanan: Kak Sri, Kak Ya, Kak Dewi, lupa, Kak Inda)

IMG_0019

Waktu diucapin selamat ulang tahun sama tetangga, lupa namanya siapa, saya sih manggilnya Ibu. Ingetnya dulu tiap sore sering dibawa jalan-jalan sama Mamak ke rumah Ibu.

IMG_0005

Hadirin pamit mau pulang..

IMG_0008

Pas udah sore, udah pada pulang. Saya dengan pakaian adat Aceh berfoto sama Kak Lia (sodara) yang ala princess. 😀

IMG_0022

Mann Oebit, saya, kak Vivi, dan kak Inda berfoto dengan nenek Cut Puteh. Seperti namanya, nenek kami ini putih sekali, seperti bule, tapi walau tua rambutnya tetap hitam semua. Heheh

IMG_0013

Dokumentasi tertua foto saya dengan Mamak, foto masa kecil lainnya hilang/rusak karena tsunami. Tapi ada satu yang saya tidak ingat, kenapa tidak ada foto saya dengan Papah saat ulang tahun? Ternyata katanya karena Papah yang jadi fotografer waktu itu.. katanya. :’)

*Lah baru ingat juga, hari ini hari ulang tahun Papah 😀 Maafkan anakmu ini yang mungkin nggak sempat membanggakan pah.

Categories
Kosmos Opini Share

Stargazing: Betapa kecilnya kita

Stargazing atau kalo dalam bahasa Indonesia nya semacam melamun sambil ngeliat bintang/langit malam adalah salah satu hobi saya sejak kecil. Ceritanya, gara-gara dulu di Aceh sering mati lampu (sekarang juga sih –“), saya jadi sering tiduran di luar. Ngeliat bintang 😀
Saya ingat betul gimana banyaknya bintang yang keliatan dulu, dibanding sekarang yang gak banyak lagi karena polusi cahaya di kota. Saya ingat betul untuk pertama kalinya melihat bintang jatuh dan sejak saat itulah saya suka melihat langit malam hari. 😀

Tapi sekarang, saya udah jarang menghabiskan waktu untuk melihat langit malam. Selain karena makin sedikit waktu untuk melamun, alasan lainnya karena bintang yang keliatan selalu yang itu-itu aja (gara-gara polusi udara+polusi cahaya). Yang keliatan cuma 1,2,3 bintang, Sirius tok atau malah Bintang Kejora (yang sebenarnya bukan bintang). Hahah. Jadinya cuma bisa liat posisi bintang dari Google Sky Map, teknologinya sangat membantu. Cukup arahin smartphone arah tertentu buat tau bintang apa yang ada disana sesuai dengan lokasi koordinat kita dan realtime. 🙂

Sedih emang tinggal di kota besar, cahaya bintang kalah sama cahaya lampu kota. Lebih sedih lagi bayangin anak-anak di masa depan, mungkin malah nggak tau ada bintang di langit. Kalo udah gini jadi kangen Aceh, hampir selalu ada bintang jatuh setiap kali saya stargazing disana. Langit kota Banda Aceh sekarang memang nggak sebagus dulu sih, tapi untuk di tempat nenek saya, Tangse, langitnya masih cukup bagus. Kalo diliat dari gambar dibawah ini, mungkin langit Tangse itu sekitar nomor 3-4. Untuk kota Banda Aceh mungkin di antara level 5-7.

Amazing-Stars-Night-Sky
(gambar: level polusi cahaya)

Daaaaaaaaan pengalaman stargazing paling cakep mungkin waktu saya ada di Iboih, Pulau Weh, Aceh juga. Saya berbaring di dermaga terapung, menghadap ke langit, diiringi musik New Age, ditambah ayunan dan suara dari ombak. Ada bintang jatuh pulak. Benar-benar pengalaman tak terlupakan. :’)

IMG_3856-Edit-2

Sesekali melamun, sambil ngeliat bintang, mungkin nggak menyelesaikan masalah kita. Tapi buat saya sih perlu. Namanya juga hobi. :))

Melihat bintang mengingatkan saya betapa kecilnya kita ini, manusia, yang kadang merasa superior. Sombong, merasa diri makhluk terhebat di seluruh jagat raya. Merasa diri kita adalah pusat dari jagat raya dengan peradaban paling tinggi? Padahal dengan ratusan miliar galaksi yang terpantau, dan dengan rata-rata ratusan bahkan ribuan miliar bintang dalam tiap-tiap galaksi, bukan nggak mungkin ada kehidupan lain, yang mungkin peradabannya jauh lebih tinggi daripada manusia. Saking cerdasnya mereka, mungkin mereka pernah mengamati bumi, kemudian pergi, nggak berminat menghubungi kita, karena melihat kelakuan bodoh yang ada didalamnya. Duh.

TB7UxqB

“Jangan berimajinasi alien mau invasi dan bikin koloni di Bumi. Mereka gak mau ke tempat yang penuh kekacauan.” Hahah.

ufos_leaving_earth_517439
Oiya, coba hayati perbandingan ini, Mungkin cukup menggambarkan betapa kecilnya kita. Bumi yang bagi kita cukup besar, dibanding planet, bintang, galaksi, sekumpulan galaksi dst..

Perbandingan Semesta
Itu baru gambaran dari semesta yang berhasil dijangkau peralatan manusia. Bayangin lebih luas lagi. Betapa kecilnya ya kita ini, dan rasanya masalah-masalah yang kita ributkan itu nggak ada apa-apanya deh buat apapun–siapapun, yang lebih besar dari jagat raya ini. Kita seuprit. :’)

.
 
 Ngomong-ngomong soal bintang, menurut fisika, kita semua adalah serpihan bintang. “We are stardust” Kedengarannya puitis, tapi ya emang gitu. Karbon, Hidrogen, Nitrogen, Oksigen, Fosfor, Sulfur dan berbagai elemen kehidupan lainnya dibentuk dari reaksi nuklir di dalam bintang. Setiap atom yang membentuk diri kita berasal dari bintang yang telah mati itu, meledak. Supernova! Bintang mati, kehidupan lainnya hadir. Evolusi dimulai, sampai muncul kita, spesies manusia.

Tapi nggak berarti semua atom itu berasal dari ledakan yang sama. Atom dari tangan kanan kita mungkin berasal dari bintang yang berbeda dari atom yang ada di tangan kiri kita.
Hidup kita memang kecil, tapi indah ya. Carpe diem! Lanjutkan hidup..

Somewhere, something incredible is waiting to be known. -Carl Sagan

Categories
#CeritaKucing

#CeritaKucing: Sapiens

Sore itu aku lagi nikmatin sunset di salah satu bangku taman.
Sapiens the CatDari kursi, aku liat ada kucing, sendiri, keliatannya juga lagi nikmatin sunset. Tapi waktu aku deketin, ternyata dia ngga sama sekali lagi keliatan menikmati apapun. Kepalanya tertunduk, kupingnya juga keliatan layu, badannya sedikit lusuh, usianya juga gak keliatan muda lagi.

Setelah kenalan, ternyata namanya Sapiens.

“Hehe, kayak nama spesies kami. Homo sapiens.” kataku.

“Oiya? Tapi saya pernah dengar, katanya sapiens itu berarti bijak. Dan saya lihat, spesies kalian sekarang malah tidak bijak.”

Aku nggak menimpali pernyataan dia yang itu dan sapiens melanjutkan kalimatnya tadi.

“Saya pernah dengar, ada manusia yang bilang, hidup manusia itu jangan kayak binatang. Jangan cuma makan, minum, tidur, nggak pernah ibadah.”

“Memangnya kalian tau apa tentang hidup kami makhluk yang kalian anggap binatang?”

“Hidup kami bukan cuma makan, minum, tidur. Kami juga bersyukur, beribadah, dengan cara kami sendiri.”

“Mungkin kalian manusia nggak tau, dan gak perlu tau bagaimana cara kami bersyukur. Setidaknya kami benar-benar bersyukur dengan menggunakan seluruh sumber daya yang ada di dunia ini. Selama kami hidup. Selama kami masih mampu.”
sapiens the cat
“Kami sadar, hidup ini cuma sementara. Karena itu kami gunakan kesempatan hidup sekali ini dengan sebaik-baiknya.”

“Tapi kalian, kadang menyiksa kami dengan alasan yang ngga jelas. Nggak sedikit diantaranya yang mati ditangan kalian.”

“Kalian hina sesama kalian dengan jenis kami, binatang, ‘Anjing’? ‘Babi’? Hahaha kasian sekali mereka. Untunglah kami tidak pernah menghina sesama dengan sebutan ‘Manusia’.” *sigh* Sapiens menghela nafasnya.

Sapiens waktu itu ngaku berumur 10 tahun. “Yah, kalo di manusia kira-kira umur saya setara 57 tahun” katanya.

“Maaf, aku lihat kamu cukup emosi, apa kamu menikmati hidupmu sekarang? tanyaku.

“Ya, saya cukup menikmati hidup ini. Bagaimanapun juga, tujuan kita sama, bertahan hidup. Jangan putus asa. Manusia, sadarlah apapun tujuan kalian, tujuan utamanya adalah untuk melestarikan populasi kalian. Minimal keturunan kalian.”

“Kalau kalian tidak mampu mempertahankan itu, spesies kalian punah. Dan lihat apa yang kalian lakukan sekarang? Kalian berperang, lucu, kalian mati dengan tangan spesies kalian sendiri.”

Categories
Tips dan Trik

Memanfaatkan Pencarian di Twitter

Tidak banyak yang mengetahui kalau pencarian di Twitter ternyata bisa sangat spesifik. Memanfaatkan kebiasaan pengguna Twitter yang kebanyakan “apa-apa di tweet, semua di tweet”, pemilik brand bisa saja tau bagaimana kesan pengguna terhadap produk atau jasanya. Katanya, juga banyak perusahaan yang mencari tau ‘kelakuan asli’ pelamar pekerjaan di perusahaan tersebut dari tweet. Hih! Hati-hati.

Memang benar kita bisa mendapat informasi spesifik dari twitter, dengan cara menggunakan operator seperti dibawah ini:

Kata kunci (operator) Hasilnya menampilkan..
Jakarta macet tweet dengan kata kunci “Jakarta” dan “macet”. Secara umum, setiap hasil pencarian ditampilkan demikian. Artinya dalam tweet tersebut bisa saja Jakarta dan macet dipisahkan dengan kata-kata lain.
“BBM for Android” tweet yang mengandung kata persis “BBM for Android” (kata kunci tak dipisahkan kata lainnya).
noah -band tweet tentang “noah”, tapi bukan “band”.
bahaya -RT tweet mengandung kata “bahaya”, tapi bukan RT (Retweet-an)
#latepost tweet dengan hashtag “latepost”
from:zakwannur tweet terkirim dari pengguna dengan username @zakwannur
to:SBYudhoyono tweet dikirim untuk pengguna dengan username @SBYudhoyono
@detikcom semua tweet yang menyebut “@detikcom” maupun dari akun @detikcom.
“panas banget” near:“Singapore” tweet yang mengandung kata “panas banget” dan dikirim sekitar kota “Singapore”.
near:Bandung within:5km tweet yang dikirim dalam radius 5km dari kota “Bandung”.
korupsi since:2013-07-13 tweet yang berisi kata “korupsi” dan semuanya dikirim sejak tanggal 13 Juli 2013.
“Singapore panas banget” until:2012-06-27 semua tweet yang berisi frasa “Singapore panas banget” dan dikirim hingga tanggal 27 Juni 2012.
film -bokep 🙂 tweet mengandung “film”, tapi bukan “bokep” dan dengan sentimen positif.
delay 🙁 tweet mengandung kata “delay” dan dengan sentimen negatif.
Indonesia merdeka ? tweet pertanyaan yang mengandung kata “Indonesia merdeka”.
lucu filter:links tweet mengandung kata “lucu” dan URL (link website).
JKT48 filter:images tweet mengandung kata “JKT48” dan bergambar.
Pemilu filter:news tweet mengandung kata “Pemilu” dan URL beritanya.
enak source:foursquare tweet mengandung kata “enak” dan dikirim dari aplikasi foursquare. Contoh lain source:Path, Instagram dsb. Source:txt akan menampilkan tweet yang dikirim via SMS.

Kombinasikan beberapa operator untuk hasil yang spesifik. Setelah hasil pencarian muncul, kita bisa memfilter tweet dengan hanya menampilkan tweet yang populer saja atau hanya tweet dari orang yang kita follow.

image
Oiya, hasil kata kunci pencarian bisa disimpan dan maksimal penyimpanan adalah 25 kata kunci. Jadi suatu saat kita bisa menemukan tweet dengan kata kunci tertentu tanpa repot-repot menyusun operatornya lagi. Nah, Selain itu juga ada fitur Advanced Search twitter di https://twitter.com/search-advanced.

Ada yang pernah coba? Kalo belum, cobain deh, stalkingnya pasti jadi lebih mantap! 😛

Categories
Share

AASA National Space Camp Indonesia

Saya baru aja ikutan AXE Apollo Space Academy (AASA) National Space Camp selama 3 hari ini (27-29 Sept 2013) di Lapangan Terbang Polisi Udara, Pondok Cabe. Acara ini tujuannya buat mencari 3 orang terbaik, untuk lanjut ke AASA Global Space Camp, Florida, AS pada Desember 2013 nanti, sebagai brand ambassador AXE dan orang Indonesia pertama yang ke luar angkasa.

Jadi, katanya ada sekitar 82.000 orang Indonesia yang mendaftar, dan ada 2 jalur pendaftaran (Reguler dan VIP). Dari jalur reguler, terpilih 5000 orang dengan jumlah vote tertinggi. Nah, 5000 orang ini dihubungi via email untuk mengirim data seperti biodata, riwayat kesehatan, psikotest dan berkas identitas lainnya. Dari berkas data itu, screening dilakukan dan terpilih 20 peserta, termasuk saya didalamnya. Lalu dari jalur VIP, juga terpilih 20 orang dengan skor pembelian produk AXE Apollo terbanyak. (10 dari store Indomaret, 10 dari Alfamart). Totalnya ada 40 orang terpilih untuk ikut AASA National Space Camp Indonesia (tapi yang hadir 36 orang).

Kamis 26 Sept, saya diberangkatkan dari Bandung ke Jakarta (bersama peserta lainnya yang berasal dari Bandung). Kami tiba di Poins Square Apartement dan menginap disana. Pagi harinya, Jumat, saya sudah berkumpul dengan seluruh peserta dari berbagai daerah dan kami diberangkatkan ke area pelatihan. Serangkaian tes kesehatan dilakukan, mulai dari cek feses, pengambilan darah, pemeriksaan mata, paru-paru hingga rekam jantung. Kami dibekali latihan baris-berbaris, kemudian lanjut ke ceremonial pembukaan acara.

48d07286274611e3852e22000ae90903_7

Kapten William, Brand Manager AXE Indonesia, didampingi 2 sexy agent turun dari helikopter kemudian dijemput 2 axeangel.


BVKgpuiCUAAmUIf
Setelah acara pembukaan kami ditantang untuk melakukan rappelling turun vertikal menggunakan tali dari ketinggian 45 meter dan wall climbing. Ini kali pertama bagi saya dan saya cukup menikmati rappeling itu, tapi tidak dengan wall climbing. Saya terpeleset saat baru menginjakkan kaki di batu pertama dan panitia tidak memberi kesempatan untuk mengulang. :<

Oiya, kami diberi goodie bag (yang lebih mirip koper sih) berisi 4 seragam, 1 jaket MA-black flight, topi, alat tulis, dan peralatan mandi.IMG_2423

Malam harinya, diumumkan 10 peserta terbaik dan mereka berkesempatan untuk ikut naik pesawat Cessna keesokan harinya.

Hari kedua, sementara 10 peserta terbaik naik pesawat keliling wilayah lapangan terbang dan sekitarnya, saya dan sisa peserta lainnya belajar di kelas aeronautika kemudian mengerjakan test tertulis. Setelah itu kami mendapat kesempatan mencoba flight simulator cessna. Menerbangkan pesawat cessna dari landasan kemudian mendaratkannya kembali, dengan alat kontrol yang mirip dengan yang ada di pesawat aslinya.

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti serangkaian interview dan psikotest sampai sore. Malam harinya pengumuman 3 orang terbaik pun dilaksanakan. Terpilihlah Krisna, Figra dan Rizman. Figra dari Bandung termasuk peserta awal yang saya kenal. 😀 Figra, Krisna dan Rizman memang peserta yang tangguh.

Sementara itu, seluruh peserta AXEtronot mendapat plakat, sertifikat, dan hadiah gadget yang berbeda-beda seperti MP3 Player, iPod Shuffle, Nokia Asha, Galaxy Chat, Galaxy Young, Canon Ixus, dan Galaxy Grand. Gadget yang diperoleh sesuai dengan poin yang didapat dari aktivitas media sosial. Saya kurang aktif update statusnya, jadi cuma dapat Nokia Asha. Hm, malam itu pun ditutup dengan pesta BBQ dan DJ di dalam hangar.

 IMG_2332IMG_2335proxy (1)

foto bareng Captain, MC, temen satu barrack. Barrack 4!

Thanks AXE, Capt. William Wijanarko, dan semuanya yang terlibat di AASA National Space Camp. Ini benar-benar pengalaman yang mahal. Mendapat teman baru dan aktivitas-aktivitas seru lainnya. Thanks! 😉

*foto dan video seluruh kegiatan acaranya lagi proses editing, nanti bakal di share, mungkin juga bakal tayang di TV. hahaha*