Review Mikami Soto Ayam: Bisa Dimakan Seperti Kerupuk?

R

Yak, kembali lagi di sini kita akan mengulas mi instan. Kali ini yang akan kita review adalah merk Mikami Rasa Soto Ayam, bagi saya yang tinggal di Pulau Jawa sebetulnya sama sekali belum pernah melihat mi ini, tapi sepertinya merk ini sangat terkenal di Makassar karena memang diproduksi oleh Megah Group yang berasal dari sana. Mi ini sendiri merupakan salah satu mi yang ada dalam paket bantuan sosial dari presiden.

Dari kemasannya sepertinya ini termasuk mi yang murah, tapi ternyata dari hasil pencarian saya rata-rata harga mi ini adalah 1700 per bungkusnya (kirain di bawah 1500 gitu, lho). Terlihat ada logo halal MUI di kemasan dan juga tertera berat bersih mi ini yaitu 55 gram, tapi sayangnya tidak ada informasi nilai gizi dari mi ini. Jadi saya tidak bisa menghitung berapa harga per 100 kalorinya.

Menurut saran penyajiannya, mie dimasak ke dalam air mendidih selama 3 menit, air yang dipakai sebanyak 350ml. Setelah itu bumbu dan minyak dimasukkan ke dalam mie. Tapi kita masukin bumbunya ke piring dulu aja ya, biar bisa keliatan bumbunya gimana.

Gini lho… cuma ada minyak nabati, bubuk cabe dan bumbu utama yang di bungkusnya malah tertulis sauce trus ada tulisan arabnya (bingung deh). Gak ada bahan pelengkap seperti koya di sini, bisa dibilang minyaknya juga tidak berbau soto. Kemasannya bumbu dan minyaknya juga sulit dibuka dengan tangan karena tidak ada bagian untuk menyobeknya.

Selain dimasak, dalam saran penyajiannya juga tertulis kalau mie ini bisa dimakan sebagai kerupuk. Sumpah, gak bohong.

Kalau begitu kita coba makan mi mentahnya ya.

Rasanya tidak seperti kerupuk, karena kurang garing, juga ada notes aneh. Tapi enak sih ditambahin dengan bumbunya. Saya jadi kebayang masa kecil dulu, beli min instan dihancurin di kemasan, taro bumbunya, dikocok lalu dicemilin mentah-mentah. Eh kita juga mau tau rasanya kalo ini dimasak. Ayo kita masak sesuai anjuran di kemasan.

Setelah saya mencampur bumbu ke dalam kuah yang mendidih, langsung semerbak aromanya seperti rebusan jahe. Kesan pertama dari tampilannya: yah ini kuah kayaknya kebanyakan deh. Begitu dicoba pun, rasanya tidak mirip soto, masih seperti air jahe dengan pedas bubuk cabe. Memang tidak terasa pedas di mulut, tetapi menusuk tenggorokan. Aroma lain yang terasa adalah bau khas kaldu ayam dan sedikit bau tepung atau bubur ayam.

Bagaimana dengan rasa mienya setelah dimasak? Rasanya kenyal, mi tidak begitu gampang mengembang bahkan setelah 3 menit direbus dan didiamkan. Begitu terasa tepungnya dan di “belakang hidung” ada sedikit rasa sabun. Ini minya lho, bukan kuah.

Ini merupakan salah satu mi yang saya gak bisa anggap serius, bisa dimakan sebagai cemilan saja mentah-mentah mungkin lebih enak daripada ikuti anjuran memasaknya, atau kalau iseng mau dimasak lagi saya akan coba dengan kuah lebih sedikit dan mencampurnya dengan telur yang dikocok ke kuah atau pakai kornet untuk memperkuat rasanya.

Sekian review dari saya, buat kalian yang sudah mencoba Mikami Soto Ayam ini, kalian juga bisa lho ikut menambahkan skor lewat kolom komentar di bawah.

Baca juga review Mi Instan lainnya yang saya tulis di sini.

Mikami Soto Ayam

Rp. 1700
4.3

Rasa

4.0/10

Porsi

4.0/10

Aroma

5.0/10

Keunggulan

  • Bisa dimakan

Kekurangan

  • Tidak mirip rasa soto
  • Tidak ada informasi nilai gizi
  • Porsi kecil
  • Aroma yang kurang menggugah

Tentang penulis

Beri Komentar

seventeen − sixteen =

Oleh Zakwan

Get in touch

Categories