homepage + blog

Nasehat dari Pak RT

N

 

Waktu di Jakarta, aku dapat nasehat dari Pak RT, Pak RT-nya RTku itu lho..bukan sembarang RT..hahaha.. hampir seperi Pak RT di film-film sitkom Bajaj Bajuri atau Suami-suami takut istri. Pak RT yang sangat dekat dengan warganya, ya begitulah seharusnya jadi seorang kepala RT.

Suatu Siang, Pak RT berbaik hati mau mengantarkan aku jalan-jalan (Lah, waktu aku nyampe Jakarta aja dia mau jemput). Waktu kami dalam perjalanan, tiba-tiba Pak RT bertanya:

"Kamu sekarang kuliah dimana wan?"

"Saya masih SMA kelas 1 Pak, ini mau masuk ke kelas 2."

"oOO masih SMA..Nah wan, sekarang itu tugas kamu belajar aja, supaya kalo kamu mau masuk ee apa itu (Pak RT mikir) ee Unsyiah atau kamu mau UGM atau UI itu kan gampang ntar."

tiba-tiba kakak nyinggung tentang cewek (pacaran gitu lah)

"Aaa, kalo urusan cewek itu nanti saja, yang penting kamu fokus dulu belajar. Bapak punya keponakan orangnya hitam jelek tapi begitu dia jadi Insinyur, eh, ga taunya dapat istri sekarang putih cantik wan, kayak bidadari."

"Pokoknya kalau urusan pacaran itu nanti saja, jangan sampai fokus belajarmu buyar karena wanita"

Aku terdiam, benar-benar menyentuh, kata-kata pak RT selalu terngiang dikepalaku. Kalo menurutku ada benarnya juga, apa yang dikatakan Pak RT juga fakta. Tapi apakah aku bisa seperti nasihat Pak RT??

Tentang penulis

Zakwannur

Beri komentar

homepage + blog

Zakwannur

Get in touch